Berbondong-bondong orang cumbui angan dibibir pelabuhan
Tinggalkan tanah lahir desa tercinta menuju pulau surga
Selamat tinggal semua bukan aku tak cinta
Tiada lagi tersisa bahkan mimpi kubawa
Isak tangisan bayi dalam gendongan tak goyahkan lamunan
Raung sirine kapal jangkar diangkat segeralah berlayar
Selamat tinggal semua bukan aku tak cinta
Tiada lagi tersisa bahkan mimpi kubawa
A a a a a a a . . . . . . a a a . . . . . . a . . . . . . ( 7x )
Perlahan-lahan kapal jauhi tepi malas mengangkut mimpi
Mercusuar dermaga dan burung camar mengusap air mata
Selamat jalan kawan bukan aku tak cinta
Mungkin saja kau benar semoga saja kau benar
A a a a a a a . . . . . . a a a . . . . . . a . . . . . . ( 33x )
Selamat jalan kawan s'moga kau benar ( 99x )
Selamat jalan . . . . . . selamat jalan . . . . . (1000x)
-Rahman Tardjana-

Iwan Fals

Iwan Fals, lahir dengan nama Virgiawan Listanto di Jakarta, 3 September 1961 (umur 55 tahun), adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu beraliran Balada, Pop, dan Country. Iwan Fals memulai karir musiknya pada era 1970-an dengan album pertamanya Perjalanan yang dia rilis bersama grup musik Amburadul. Iwan Fals menjalani awal karir musiknya sebagai pengamen. Lagu-lagu yang dibawakannya banyak mengekspos serta mengkritik masalah-masalah sosial di Indonesia.

Iwan Fals, born as Virgiawan Listanto in Jakarta, 3 September 1961 (age; 56 years old) is a singer-songwriter working with the ballad, pop, and country genre. Iwan Fals debuted his career music in the 1970s with the group Amburadul with the album “Perjalanan” ( Journey). He spent his early music career as a street musician. Iwan Fals is known to perform songs which expose and criticize social issues in Indonesia.