Songwriter: Iwan Fals

[Lirik "Kumenanti Seorang Kekasih"]

[Verse 1]
Bila mentari bersinar lagi
Hatiku pun ceria kembali
Kutatap mega tiada yang hitam
Betapa indah hari ini

[Pre-Chorus]
Kumenanti seorang kekasih
Yang tercantik, yang datang di hari ini
Adakah dia akan selalu setia
Bersanding hidup penuh pesona harapanku

[Chorus]
Jangan kau tak menepati janji
Datanglah dengan kasihmu
Andai kau tak datang kali ini
Punah harapanku

[Interlude]
Oh-oh-oh
Oh-oh-oh
Oh-oh

[Verse 2]
Kutatap mega tiada yang hitam
Betapa indah hari ini

[Pre-Chorus]
Kumenanti seorang kekasih
Yang tercantik, yang datang di hari ini
Adakah dia akan selalu setia
Bersanding hidup penuh pesona harapanku

[Chorus]
Jangan kau tak menepati janji
Datanglah dengan kasihmu
Andai kau tak datang kali ini
Punah harapanku
Jangan kau tak menepati janji
Datanglah dengan kasihmu
Andai kau tak datang kali ini
Punah harapanku

[Outro]
Andai kau tak datang kali ini
Punah harapanku

Iwan Fals

Iwan Fals, lahir dengan nama Virgiawan Listanto di Jakarta, 3 September 1961 (umur 55 tahun), adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu beraliran Balada, Pop, dan Country. Iwan Fals memulai karir musiknya pada era 1970-an dengan album pertamanya Perjalanan yang dia rilis bersama grup musik Amburadul. Iwan Fals menjalani awal karir musiknya sebagai pengamen. Lagu-lagu yang dibawakannya banyak mengekspos serta mengkritik masalah-masalah sosial di Indonesia.

Iwan Fals, born as Virgiawan Listanto in Jakarta, 3 September 1961 (age; 56 years old) is a singer-songwriter working with the ballad, pop, and country genre. Iwan Fals debuted his career music in the 1970s with the group Amburadul with the album “Perjalanan” ( Journey). He spent his early music career as a street musician. Iwan Fals is known to perform songs which expose and criticize social issues in Indonesia.